Berdasarkan fenomena yang ada, banyak ditemukan siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama Kelompok Bisnis dan Manajemen ketika mencari pekerjaan tidak disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Akibatnya dalam kondisi demikian banyak lulusan dari SMK yang tidak optimal dalam mengeluarkan kemampuan yang dimiliki karena kurangnya pemahaman diri terhadap kemampuan yang dimiliki dalam karir, adanya rasa ketidakpuasan dalam bekerja dan cenderung semaunya saja. Pada penelitian ini diambil populasi dari siswa kelas X tahun pelajaran 2009/2010 sejumlah 266 dengan sampel sejumlah 40 orang. Metode sampling menggunakan teknik proporsional clouster random sampling. Metode analisis data menggunakan metode uji-T dengan menggunakan skala psikologis sebagai metode pengambilan datanya. Pada perhitungan rumus validitas dengan rumus product moment variabel (Y) didapatkan skala kemandirian 40 item. Sedangkan dalam perhitungan reliabilitas dengan rumus alpha variabel (Y) kemandirian pilihan karir pada siswa adalah reliabel. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara bimbingan kelompok tugas terhadap kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X SMK (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun pelajaran 2009/2010. Berdasarkan perhitungan melalui SPSS diperoleh hasil uji-T, 10,503. Mengingat  >  sehingga dapat diartikan hipotesis kerja (Ha) yang berbunyi “Bimbingan kelompok tugas efektif untuk mengembangkan kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X semester genap SMK kelompok Bisnis dan Manajemen (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun ajaran 2009/2010 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan pihak sekolah dapat meningkatkan pelayanan bimbingan dan konseling khususnya bimbingan kelompok tugas untuk mengembangkan pilihan karir siswa. Sikap pengembangan kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X semester genap SMK (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun pelajaran 2009/2010 tinggi, namun demikian diharapkan siswa mampu untuk meninjaklanjuti kemandiriannya terhadap karier yang akan dipilih. Adanya rasa tanggung jawab ini, diharapkan siswa memiliki motivasi untuk merencanakan kehidupan karirnya secara matang.
Related Content
{LOOP: STORIES}
{STORIES.story_title}
{STORIES.story_desc}
{/LOOP: STORIES}